Oleh: muhammadyusufansori | Oktober 26, 2009

Air, Hal yang Terlupakan dalam Pembangunan Desa

Sumber Pengairan Pertanian

Masyarakat pedesaan di Indonesia merupakan bentuk tatanan masyarakat yang menjadikan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi. Sebagai negara agraris, sebagian penduduk Indonesia  bertumpu pada pertanian yang menjadi sumber pendapatan. Pertanian tradisional yang masih dijalankan para petani Indonesia senantiasa menghadapi kendala sehingga mengalami kesulitan untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian yang digarapnya.

Salah satu kendala yang biasa dihadapi para petani di pedesaan adalah kesulitan mendapatkan sumber air ketika musim kemarau tiba. Banyak areal pertanian yang mengalami kekeringan. Kondisi ini menyebabkan kegagalan panen yang dialami para petani karena areal pertanian yang mereka miliki merupakan areal tadah hujan.

Masalah kekeringan ini biasa dialami oleh para petani di Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut. Keterbatasan sumber air menjadi problematika yang kerap dialami setiap kemarau tiba. Para petani tidak bisa mengairi areal sawahnya karena kondisi geografis yang tidak mendukung. Akibatnya, penduduk harus menunda masa tanam padi sampai hujan kembali turun.

Lahan-lahan pertanian yang seyogyanya ditanami malah menjadi lahan tidur dimana lahan tidak produktif dan dibiarkan begitu saja. Produktifitas petani yang berhenti turut berpengaruh pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Banyak orang yang menganggur karena tidak ada lahan yang bisa digarap. Pendapatan masyarakat pun otomatis menurun seiring terhentinya produktifitas pertanian.

Sumber Air Bersih

Kekeringan yang sering melanda desa Sukamerang juga turut mempengaruhi ketersediaan air bersih. Ketika kemarau tiba, banyak masyarakat yang kekurangan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Air sebagai salah satu komponen kehidupan seakan menjadi barang mahal karena penduduk harus mendapatkannya dari tempat jauh. Sumur-sumur yang dimiliki penduduk pun cenderung kering karena air sudah tidak tersedia lagi di tanah. Bahkan, masjid sebagai sarana umum harus mendatangkan air dari tempat jauh untuk keperluan ibadah.

Ketersediaan air bersih ini dirasa penting karena berpengaruh pada kondisi kesehatan dan produktifitas masyarakat. Ketika masyarakat mudah mendapatkan air bersih maka diharapkan masyarakat bisa berkonsentrasi untuk melakukan aktifitas lain. Jika kemarau tiba, penduduk memiliki tambahan pekerjaan yakni menyediakan air bersih untuk keluarga.

Meningkatkan Potensi Ekonomi

Ketersediaan air di desa Sukamerang diharapkan dapat meningkatkan potensi ekonomi masyarakat. Potensi pertanian yang menjadi andalan pendapatan masyarakat dapat tergali karena salah satu penunjang utamanya yakni air sudah tersedia. Ketika pertanian sudah dapat berjalan maka diharapkan dapat merangsang potensi lain seperti peternakan.

Peternakan rakyat yang ada di desa Sukamerang terdiri dari domba, sapi, ayam dan kerbau. Ternak-ternak tersebut belum dikelola dengan optimal sehingga tidak bisa menjadi sumber pendapatan andalan masyarakat. Sumber pakan ternak yang tersedia belum mencukupi karena banyak lahan yang kering dan tidak termanfaatkan.

Akibat dari kondisi tersebut, banyak penduduk yang melakukan urbanisasi untuk mencari pendapatan. Dengan begitu, potensi ekonomi pedesaan pun belum tergali secara maksimal. Padahal, masih banyak potensi yang bisa dimanfaatkan masyarakat desa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sumber Air sebagai Komponen Utama

Memperhatikan kondisi diatas maka perlu adanya proyek yang berkonsentrasi pada penyediaan air sebagai komponen utama kehidupan masyarakat desa Sukamerang. Proyek tersebut berorientasi sosial sehingga tidak mengharapkan keuntungan finansial sebagai hasil ketika proyek tersebut sudah berjalan. Diharapkan ada pihak yang sanggup mendukung proyek tersebut baik secara moril maupun materil.

Proyek ini merupakan proyek jangka panjang dimana akan senantiasa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga saja akan didapat manfaat yang sangat besar ketika proyek ini sudah berjalan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: